#KejarMimpi, Tentang Relawan dan Jiwa-jiwa yang Menawan

Februari 15, 2019

 


Puluhan anak duduk berbaris memenuhi salah satu ruangan Sekolah Dasar di Banten. Sekolah itu masuk dalam area pengungsian korban gempa dan tsunami Selat Sunda. Senyum sesekali mengambang di wajah-wajah kecil mereka. Ada juga yang sampai tertawa lebar.

Di hadapan mereka, seorang perempuan baya berdiri sambil menggerak-gerakkan tangan.

“Ayok adik-adik, a ram sam sam, a ram sam sam,” ujar perempuan muda itu sambil melantunkan lagu yang kerap dipakai dalam dunia pengasuhan.

Anak-anak yang hadir makin lebar senyumnya. Si kakak yang berada di depan juga tak kalah bahagia. Suasana menjadi begitu cair, seolah mereka sudah lama bertemu. Padahal, itu adalah hari kedua bagi perempuan muda itu berada di sana.

Bersama beberapa temannya ia datang dari Jakarta untuk mengikuti kegiatan kerelawanan yang memang sudah ia gemari sejak beberapa tahun terakhir. Kehadiran di sekolah tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban gempa dan tsunami di daerah pengungsian di Banten.

Salah seorang sahabat, relawan dalam kegiatan Trauma Healing bagi anak-anak korban gempa dan tsunami Selat Sunda


Saya bahagia melihat keceriaan itu. Meski tidak berada di sana, saya merasa ditarik ke titik puluhan kilometer nun jauh di sana. Semangat kerelawanan yang ditunjukkan perempuan muda itu meneguhkan kepercayaan bahwa di tengah hiruk pikuk politik yang tak menentu, saat orang-orang dengan mudah mencaci maki, di sana, masih banyak generasi bangsa yang menyimpan rasa tapa selira. Mereka bahkan selalu siap turun dan terpanggil untuk melakukan kegiatan kemanusiaan.



Volunteering, Jiwa-Jiwa Menawan


Soal aksi volunteering ini tentu saja bukan hal baru buat saya. Banyak teman yang terlibat. Mereka semua adalah orang-orang hebat. Meski sekarang berkutat dengan dunia perkrucilan, dunia TriBiZa, saya masih sering mendapat cerita dari teman-teman yang terlibat kegiatan volunteering.

Tak selalu menunggu ada bencana. Mereka biasanya selalu punya kegiatan rutin dalam pemberdayaan dan pendampingan terhadap masyarakat terutama anak. Macam-macam kegiatan yang mereka lakukan. Dari mengajar, story telling, aksi bersih lingkungan maupun pendampingan. Biasanya kegiatan akan menjadi intens bila ada bencana, seperti bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Selat Sunda akhir tahun lalu.

Pasca gempa, beramai-ramai para relawan dari lintas komunitas turun ke lokasi pengungsian. Tujuannya jelas sangat mulia, yaitu memberi pendampingan. Melakukan apa yang bisa mereka lakukan untuk meringankan penderitaan para korban. Tidak hanya meringankan bebas fisik tetapi juga psikis.

Hal yang menarik dari aksi kerelawanan ini adalah mereka yang terlibat biasanya berawal dari tidak saling kenal. Para relawan berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang pegawai bank, wartawan, guru, para creator, mahasiswa dan bidang-bidang kerja lainnya.

Pada mulanya saling asing. Hal yang menyatukan para relawan ini kemudian adalah semangat untuk sama-sama meringankan sesama. Maka biasanya, pertemanan yang terbangun lewat aksi volunteering akan menjadi lebih kuat dan natural. Jiwa-jiwa asing itu pun menjelma menjadi jiwa-jiwa yang menawan. Hati yang dermawan, dan semangat seperti pahlawan.

Mengenai aksi volunterisme ini, tak sulit untuk menemukannya. Bila kita peka, di lingkungan kerja atau masyarakat biasanya ada komunitas yang bergerak di bidang volunterisme ini. Ada sekolah relawan,  akademi berbagi, dan juga gerakan sosial #KejarMimpi. Oiya mengenai yang terakhir ini, saya yakin beberapa temans sudah mengetahuinya. 


Relawan #KejarMimpi Medan beserta Karyawan CIMB Niaga di kegiatan Kejar Mimpi Volunteering Day 2018 (Photo & Credit: CIMB Niaga & Kejar Mimpi)


Yup #KejarMimpi adalah sebuah  gerakan sosial yang diinisiasi oleh CIMB Niaga untuk membentuk generasi muda Indonesia yang positif, sehingga mampu memberikan nilai baru yang dapat memajukan Indonesia. #KejarMimpi percaya bahwa setiap orang dan setiap komunitas pasti mempunyai mimpi.

Selain membangun mimpi, gerakan #KejarMimpi juga mengajak para pemuda untuk terlibat dalam gerakan volunteering, bergerak bersama untuk perubahan. Dan untuk melakukan gerakan ini siapa saja bisa terlibat dan tentu saja tidak perlu menunggu datangnya bencana. 

Inilah yang saya suka dari gerakan #KejarMimpi ini. Semangat untuk bersama-sama bergerak ini selalu ditularkan pada para pejuang mimpi, atau biasa disebut Dream Warriors, yang tergabung dalam gerakan. Bahwa aksi volunteering tak melulu bisa dilakukan setelah bencana tiba. Kegiatan ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Hal yang terpenting adalah semangat bersama untuk berbuat baik pada lingkungan. 



Menjadi Relawan

Ada satu cerita yang saya suka dari setiap kisah perjalanan atas nama kegiatan kerelawanan. Mereka yang selesai mengikuti kegiatan volunteering biasanya menjadi lebih bersinar dan berbinar wajahnya. Ada raut bahagia di setiap tarikan nafas para relawan. Mungkin inilah buah dari kerja tanpa pamrih mereka.

Sepanjang pengetahuan saya, biasanya teman-teman yang aktif di kegiatan kerelawanan lebih rileks dan tenang menghadapi hidup. Inilah mungkin salah satu alasan kenapa kita sebaiknya terlibat dalam kegiatan kerelawanan. Bahwa volunteering akan melatih kepekaan sosial. Membuat kita menjadi lebih berguna untuk orang banyak. Aktif dalam kegiatan kerelawanan secara tidak langsung akan membangun karakter dan pribadi seseorang menjadi pribadi tangguh dan berkarakter.

Kita mungkin bisa berkaca pada para tokoh dan selebriti yang terlibat dalam aksi kerelawanaan ini. Biasanya artis yang suka terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan kerelawanan hidupnya akan lebih bersinar. Lihat saja senyum Sandra Dewi, Cut Mini dan Maudy Ayunda. Senyumnya lebih merekah dan natural bukan?



Mereka memang bukan artis biasa. Selain berprestasi, mereka adalah artis yang sering terlihat terlibat dalam kegiatan kerelawanan. Sandra Dewi misalnya, merupakan artis yang terlibat secara aktif dalam kegiatan volunteering. Selama 2018, ia bersama tim Dream Warriors #KejarMimpi aktif turun ke beberapa sekolah di beberapa daerah. Kepada siswa-siswi Sekolah Dasar ia membagi semangat untuk bangkit. Untuk bersemangat dan tak menyerah mengejar mimpi.

Ketika hadir di Bandung Agustus 2018 lalu, Sandra Dewi terlibat dalam kegiatan volunteering yang diadakan di TK-SD Yayasan Beribu, Bandung. Saat itu, Sandra Dewi selaku brand ambassador dari CIMB Niaga melakukan kegiatan mengajar dan peremajaan sekolah.  

Status artis yang disandang tak membuat Sandra Dewi malu untuk turut bersih-bersih sekolah.

Dalam kunjungan itu Dewi Sandra tak lupa menyebar semangat pada generasi muda untuk berani bermimpi. Ia berbagi inspirasi kepada anak-anak dengan menceritakan cerita uniknya di masa kecil. 

Tumbuh besar di Pulau Belitung, pulau kecil yang dulu masih belum semaju sekarang, Sandra Dewi mempunyai mimpi besar untuk menjadi seorang entertainer dan berani mengejar mimpinya. Semangat itulah yang ingin ia tularkan. Bahwa Mimpi harus dikejar, diperjuangkan. 

Sandra Dewi dalam aksi Volunteering #KejarMimpi di Bandung (Photo & Credit: CIMB Niaga & Kejar Mimpi)


Tentu tak hanya Sandra Dewi. Kita semua bisa terlibat dalam aksi kerelawanan serta . Juga menjadi pejuang mimpi dan volunteer di gerakan #KejarMimpi. Saya percaya menjadi bagian dari kegiatan kerelawanan akan membuat diri kita lebih dekat pada pemilik semesta. Semakin banyak orang yang dibantu, semakin banyak doa yang terpanjat, dan semoga semakin memudahkan langkah untuk mencapai tujuan.

Apalagi sekarang, akses untuk bisa bergabung dalam kegiatan volunteering itu sangat terbuka. Yang penting ada kemauan dan semangat untuk berbuat lebih pada sesama. Kalau Sandra Dewi saja bisa, kenapa kita tidak. Tak perlu menunggu ada bencana untuk bertindak. Ada banyak komunitas yang selalu terbuka. Temans juga bisa bergabung dengan gerakan #KejarMimpi. Bersama Sandra Dewi mengejar mimpi sambil terus berbagi dan peduli pada sesama.

Menjadi volunteer sekaligus dream warior di #KejarMimpi tentu akan memberi banyak manfaat buat temans. Untuk info lebih lengkap mengenai aktivitas dan misi di #KejarMimpi, temans bisa berkunjung ke website www.kejarmimpi.id. Atau bisa juga stalking di IG @KejarMimpi.id di www.instagram.com/kejarmimpi.id. 

Pada akhirnya, tak peduli di manapun kita berada, bahwa semangat untuk berbagi dan peduli harus selalu dijaga. Menjadi relawan akan membangkitkan jiwa-jiwa menawan yang sudah dibawa sejak lahir. :-)



Penulis: Ira guslina sufa








You Might Also Like

1 comments

  1. yups pasti kalau ikutan acara ginian baklaan banyak manfaatnya untuk kita

    BalasHapus